5 Tips Supaya Aman Menggunakan Sosial Media

Assalamu'alaikum wr.wb - sebagai generasi milenial sudah tidak asing lagi dengan namanya sosial media. Hampir setiap orang memiliki minimal satu akun sosial media




Sosial media kini serasa menjadi tempat yang asyik bagi kaum milenial. disini kamu bisa mengekspresikan diri sesukamu dan hal yang paling diinginkan yaitu menghasilkan uang dari sosial media tanpa keluar rumah


Kamu bisa mengupload foto, cerita keseharian, berbagi informasi dengan sosial media.


Seperti kamu yang asyik dengan sosial media para pelaku kejahatan juga asyik dengan ini. Mereka biasa menipu, membulli, memberi berita radikal/rasis/hoax, bahkan sampai pada tahap penculikan


5 Tips Supaya Aman Menggunakan Sosial Media


Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika menggunakan sosial media supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan


1. Kendalikan Diri Tetap Pada Batasan

Apa hal yang tersulit ? Yaitu mengendalikan diri sendiri !


Penggunaan media sosial tidak mengenal usia dan waktu. Hampir semua orang mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua juga tidak mau ketinggalan zaman untuk ikut serta menggunakan sosial media


Banyak orang rela berjam-jam menatap layar gadget/laptop untuk mencari kesenangan/teman baru/informasi yang ada di sosial media


Mereka tidak lagi menghiraukan dampak negatif pada tubuh jika berlama lama menatap gadget/laptop, seperti: gangguan penglihatan, mengganggu waktu tidur, depresi, kecemasan, angin duduk dll


Oleh karena itu mengatur waktu penggunaan sosial media dalam kehidupan sehari hari juga tidak kalah penting


Melalui media sosial kemajuan teknologi di era globalisasi membuat informasi tersebar begitu cepat


Dalam hitungan detik, peristiwa atau berita akan tersebar ratusan bahkan ribuan kilometer. Melalui teknologi tersebut ratusan bahkan ribuan informasi disebar setiap harinya


Media sosial memberikan keluasan bagi para penggunanya untuk mengekspresikan dirinya (sikap-pendapat-gaya hidup-alay)


Apa kamu pernah melihat berita yang tidak bermanfaat (hoax, rasis, sindiran, sambat, dll) pada beranda akun sosmed kamu ?


Bahkan hal yang bersifat privasi masih nekat untuk diupdate demi mencari status viral, like dan komen (jangan ditiru)


Ini merupakan salah satu contoh mengapa sangat penting menjaga batasan diri ketia ber sosial media. Tidak semua pengguna sosmed itu orang dewasa, ketauilah bahwa anak-anak juga ikut serta menggunakanya.


Seperti yang saya bilang sebelumnya bahwa sosial media tidak mengenal batasan usia


Bagaimana jadinya jika seumuran anak kecil (8-12 tahun) sudah mempunyai pandangan yang sama dengan orang dewasa melalui sosial media ?


Saya sering sekali menemui berita yang berbau dewasa, berita rasis, berita radikal, berita hoax yang sengaja dijadikan asumsi publik seolah olah itu adalah hal yang benar


Maka tidak heran lagi kalau  anak usia 8-12 tahun sudah sangat liar sifatnya karena terpengaruh pergaulan dari sosial media


Satu lagi pengalaman mengapa saya tekankan untuk tetap mengendalikan diri dan batasan


Pernah melihat suatu postingan grup/fanspage dari facebook ?


Pernah saya alami melihat postingan grup dengan caption "apakah hukum merokok"


Ternyata pertanyaan tersebut tidaklah diberikan jawaban 100% melainkan sebuah perdebatan antara benar dan merasa paling benar


inilah yang terjadi jika orang tidak mengetahui batasan dan mengontrol diri, merasa paling benar adalah jalan ninjanya


2. Waspada terhadap akun palsu (Fake Account)

Akun palsu memang meresahkan bagi sebagian orang khususnya bagi  mereka yang melakukan transaksi secara online


Tidak sedikit yang telah tertipu karena akun palsu ini. Biasanya mereka bekerja secara berkelompok demi mendapatkan kepercayaan si korban


Bukan berarti semua akun palsu seperti itu, namun ada baiknya untuk menjaga jarak jika itu orang yang belum kamu kenal


3. Koreksi Sebelum Membagikan Konten

Banyaknya berita hoax yang bersebaran membuat kita harus 6x berpikir lebih tajam sebelum menyebarkan sebuah informasi


Pastikan apa yang kamu sebarkan adalah berita yang benar sesuai fakta yang ada


Jangan sampai terjebak masalah karna menyebar berita hoax yang tidak jelas asal usulnya


4. Tidak membagikan informasi pribadi kepada orang yang belum dikenal

Pernah dengar istilah "mencegah lebih baik daripada mengobati"


Jika kamu tidak terlalu berkepentingan di sosial media, saya sarankan tidak usah mengupload data diri secara detail dan lengkap


Saya pernah membeli akun facebook hasil hack, isinya ada data asli dari foto profil dan biodata


Kenapa saya membeli ? Karna penasaran dan kenapa bisa kena hack si pemilik akun ini


Lalu saya renungkan sejenak "Andaikan akun real seperti ini disalahgunakan pasti yang kena imbasnya adalah pemilik akun" lalu saya biarkan akun tersebut


Setelah beberapa hari, saya dihubungi pemilik akun (melalui pesan facebook temanya) agar dikembalikan


Sebelum itu saya sempatkan bertanya "Kenapa kok bisa kena hack akun kamu? Padahal didalamnya ada data asli, gimana jika disalahgunakan ?"


Dia menjawab (tapi saya lupa karna kejadian sudah lama) intinya memberikan password secara cuma-cuma demi ngikutin postingan "tulis password anda dikomentar jika jadi *** maka hp anda mahal" pernah lihat?


Password tanpa email apa bisa login ? Tentu tidak bisa

Tapi bagaimana dia ini bisa login ? Wallahu'alam


5. Menjaga Etika

Dalam penggunaan sosial media kita diberikan kebebasan untuk berkomunikasi kepada siapapun. Akan tetapi kebebasan bukan berarti tanpa etika

Tidak sedikit permasalahan terjadi karena kurangnya ber-etika ketika menggunakan sosial media

Berikut Etika saat menggunakan sosial media:

  • Menghargai pendapat orang
  • Menghargai hak orang lain
  • Menghargai hasil karya orang lain
  • Sopan dan menyaring kata ketika berbicara
  • SKSD (Sok Kenal Sok Dekat)
  • Koreksi konten sebelum menyebarkanya
  • Tidak mengadu domba/Membuat masalah
  • Tidak mencibir status orang dengan kedengkian (lebih baik tinggalkan)
  • Tidak melakukan pembullian



Ketika kita sudah berhati hati namun belum tentu 100% akan aman, tetapi meminimalisir semua hal negatif yang bisa saja terjadi

Barangkali kamu punya pendapat yang berbeda, silahkan usulkan pada kolom komentar 

Akhir kata, Wassalamu'alaikum wr.wb.

1 komentar


EmoticonEmoticon